Senin, 26 Januari 2009

Mengapa Mega Tidak Bertemu Hidayat?

www.inilah.com

Citizen Journalism

27/01/2009 - 07:01
Mengapa Mega Tidak Bertemu Hidayat?

Baru-baru ini muncul pemberitaan tentang cawapres Megawati yang paling mungkin untuk mengalahkan pasangan SBY-JK. Muncullah nama-nama seperti Hidayat Nurwahid, Sultan HB, Prabowo Subianto, Akbar Tanjung dan Sutiyoso. Dengan orang-orang itu, Mega sudah bertemu hampir semuanya, kecuali Hidayat Nur Wahid. Orang-orang mulai bertanya mengapa Mega tidak bertemu Hidayat? Ataukah pertemuannya tidak dipublikasi?


Uniknya, beberapa hasil survei malah menempatkan Mega-Hidayat menjadi pasangan yang paling mungkin mengalahkan SBY-JK atau siapun pasangan SBY. Sampai sekarang baik SBY maupun Mega belum menentukan siapa cawapresnya, JK (dan Golkar?) sudah membuka diri dan seperti menuntut kepastian. Karena calon-calon Wapres juga ingin jadi Capres (JK, Prabowo, Sutiyoso, Sultan HB, Akbar Tanjung). 


Jadi kita tidak bisa memprediksi paket-paket pemimpin ini sebelum pemilu legislatif. Bahkan muncul wacana tambahan di luar itu, misalnya paket SBY-HNW, Mega-JK, JK-HNW, Wiranto-HNW, HNW-Prabowo, dan berbagai pikiran lainnya. Saya memprediksi kekuatan terbesar tetap pada SBY dan Mega, namun tingkat golput akan meningkat dengan pilihan itu saja, meski MUI sudah fatwa mengharamkan golput.


Karena itu menarik untuk memperhatikan kemunculan tokoh alternatif yang bakal menjadi kuda hitam di pilpres mendatang. Ciri tokoh alternatif yang diidamkan masyarakat adalah bersih dari korupsi dan tangan kotor masa lalu, muda dan segar, mencirikan pembaharuan, punya kekuatan politik, berangkat dari ide besar, nasionalis, perekat persatuan bangsa dan memiliki solusi pembangunan ekonomi. Beberapa orang relatif mencirikan itu seperti Hidayat Nurwahid, Yuddi Krisnandi, Fadel Muhammad


Kasus Pilkada Jawa Barat membuka mata para elit akan perilaku pemilih. Pemilih saat ini makin cerdas dan anti politik uang. Fakta membalik prediksi bahwa uang, kekuatan politik dan ketokohan bisa meraih kekuasaan. Masyarakat justru memilih pemimpin yang baru, fresh dan energik, bebas dari masa lalu, meski belum cukup pengalaman.


Saya melihat kekuatan alternatif itu ada pada diri Hidayat Nurwahid. Selain menjadi salah satu elit terbaik dari partai tengah, dia Hnw juga memiliki inner power dan dukungan politik yang solid. jika Pks bisa menjadi the big four dalam pemilu legislatif, maka Hidayat bisa berubah menjadi black horse yang sangat diperhitungkan. Tinggal memilih koalisi sesama partai tengah dan seorang cawapres yang nasionalis, serta berdaya dukung sumber daya tinggi. 


Semua bisa terjadi, perilaku pemilih saat ini sudah berubah dan menunjukkan rasionalitas tinggi. Jika HNW dan PKS serius menggarap ini, bukan tidak mungkin Indonesia kembali dipimpin kaum muda, masa depan demokrasi dan perubahan di negeri ini semakin baik.


Tofiq Amrullah, taufiq_am98@yahoo.com

Jumat, 23 Januari 2009

JK for president?

Sabtu, 24/01/2009 11:52 WIB 

JK Capreskan Diri di Facebook? 
Ken Yunita - detikPemilu


dok detikcom

 
Jakarta - Jusuf Kalla masih malu-malu ketika ditanya apakah dirinya ingin menjadi salah satu capres 2009. Namun di jaringan fenomenal facebook, JK tak lagi sembunyi-sembunyi.

Dengan gamblang, JK jelas-jelas menyatakan mencalonkan diri sebagai presiden. Belum jelas benar siapa pemilik facebook dengan nama Jusuf Kalla for President! itu.

Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Rully Chairul Azwar mengaku belum mengetahui adanya facebook tersebut. "Saya nggak tahu, akan saya cek dulu sumbernya," katanya dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Sabtu(24/1/2009).

Di dalam halaman yang memiliki suporter 796 itu, beberapa foto JK terpampang. Beberapa di antaranya foto-foto saat JK syuting iklan dalam rangka ramadan dan Idul Fitri 1428 H.

Di wall-nya, terdapat sejumlah pesan dari orang-orang yang menjadi pendukung JK. Mutia Justisia misalnya. Dia menulis soal anaknya yang selalu menyebut JK sebagai presiden.

"Saya tidak tahu kenapa anakku lebih hafal dengan nama Yusuf Kalla, tiap kali saya tanya siapa nama presiden kita, katanya Yusuf Kalla, mami. Semoga ucapan anakku menjadi doa untuk Pak JK...hidup Pak JK...hidup Indonesia, hidup Sulawesi Selatan dan hidup Bugis Makassar ewako....Pa JK," begitu tulis Mutia.

Lain lagi dengan Saiful Halim dan Yusach Nh. Keduanya mengaku siap menjadi pendukung setia dan tim sukses JK. Bahkan Yusach sampai menuliskan alamat e-mailnya.

Forum diskusi di facebook ini juga cukup ramai. Seperti pada topik siapa cawapres yang cocok menjadi pendamping JK. Nama-nama seperti Prabowo, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Muncul.

"Serius neh, Rizal Ramli, Prabowo, Hidayat Nur Wahid, atau Yudi Krisnandi. Mantap tuh," tulis Taufiq Amrullah. ( ken / djo )

Minggu, 18 Januari 2009

GAZA TONIGHT


WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

http://michaelheart.com/Song_for_Gaza.html

Siapa yang tidak merinding mendengar lagunya Michael Heart ini??

Atas nama apakah Israel membantai ribuan warga sipil yg sebagian besarnya wanita dan anak2? Pencaplokan terjadi puluhan tahun..dan kini ancaman terbesar akan terjadi untuk Israel... Dikucilkan dari pergaulan internasional...

Tidak ada skenario lebih baik dari pengetahuan dan skenario terbaik adalah skenario Allah,, 

Yaa Allah turunkan burung ababil, dan berikan kekuasaanmu terhadap org2 yg lemah dan terbuang dari negerinya, rakyat Palestina...

Senin, 05 Januari 2009

New Year

Semua orang berpikir tentang masa depannya di setiap awal tahun, tak terkecuali masa depan dunia, ya nggak..? tapi kupikir sebagai manusia dewasa yang umumnya rasional, pasti pikiran kita adalah kausalitas, jika wajah dan masa depan dunia baik, prospek kita juga cerah, ya kan?

Tak terkecuali anak remaja yg belum punya tuntutan dan tanggungjawab besar, kecuali belajar sebaik2nya dan sedikit soal cinta monyet...yeeeeee


Tahun baru kita ditandai banyak sekali perubahan. Dari konstelasi geopolitik hingga perubahan iklim, bahkan konon tanda2 kiamat, ih sereem... Lihatlah OBama yang begitu hebat dengan slogan kampanye 'Change' tapi takut berkomentar soal agresi Israel di jalur Gaza, ratusan warga sipil bahkan wanita dan anak2 terbunuh, rumah sakit, sekolah dan fasilitas sipil dibombardir tentara Israel, malah si Bush minta dunia menekan Hamas. Gila, otak manusia dibolak balik, katanya HAM tapi malah penebar ketakutan (teroris) Israel yang dibela, busyet..

Soal Climate Change, kita bahkan tak tahu kapan hujan dan kok tiba2 panas banget. Soal ekonomi dunia, lebih gila lagi. Tahun 2009 dan 2010 akan berlanjut resesi dunia akibat praktek ekonomi balon (bubble economic) dan derivatif ekonomi kapitalis. Kata para ekonom, 2008 adalah krisis kredit properti di AS, 2009 berlanjut ke masalah kartu kredit, 2010 mungkin struktur ekonomi biang kapitalis ini ambruk, how come could be? why not!! ...tahun 2009 ini adalah PHK massal, hingga jutaan orang bahkan di perusahaan2 ternama, Indonesia juga kena imbasnya...ngeri bangat..


Tahun ini juga mau Pemilu, kita mau pilih siapa ya jadi pemimpin kita. katanya lagi nih, makin banyak golput akibat apatisme masyarakat pada yg namanya politik, malas ngompol (ngomong politik). Padahal uang yg digelontorkan capres dan parpol jauh lebih dahsyat dari pemilu 99 dan 2004, bahkan uang masuk dari luar negeri...makin bingung kan, katanya uang banyak, kok rakyat PHK dan banyak nganggur...sudalah, mending mikirin yg di depan mata dulu, besok kita mau makan apa, keluarga sehat dan terdidik atau nggak, sambil bergerak ke akar rumput/masyarakat secara nyata. kita ingin peningkatan kualitas hidup, tapi juga punya arti bagi orang lain, exactly!.


Makanya saya dkk mendirikan NGO Progress Indonesia, yang mottonya Prosperity for Grassroots (Kemakmuran bagi rakyat! ce ile care amat... mantap kan....), kami ingin mengajak masyarakat kelas menengah (profesional, mahasiswa dan pengusaha menengah) untuk aktif membantu sendiri masyarakat sekelilingnya, karya terbaik adalah partisipasi langsung, setuju?...tok tok tok......


Begini sajalah...sambil mikirin rakyat dan kemajuan bangsa (ehm..kayak capres aja...) tetap ada rencana pribadi...kalau saya, tahun ini insya Allah punya anak, bekerja professional, belajar bisnis, mempopulerkan Progress Indonesia, mengunjungi provinsi yg belum kudatangi, umroh ke baitullah, pertemuan ke forum internasional, ah...banyak sekali impianku yaa... kalau tak mampu kurengkuh semua, Anda bisa melaksanakan sebagiannya, adil kan?


YA sudah... Mari kita sambut 1430H dan 2009M dengan keberanian berharap, terus berusaha, tetap tenang, jangan panik, jangan lupa pakailah sabuk pengaman.....hehehe. we ready to take off......